Sibolangit (Satu Nusantara News) – Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Sumatera Utara menghadirkan Universitas Negeri Medan (Unimed) dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Sumut, program penguatan kapasitas HAM bagi pelaku usaha di The Hill Hotel & Resort Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Rabu (24/09).
Program dengan tema “Membangun Budaya HAM Bagi Pelaku Usaha” mendalami aspek teknis implementasi HAM dalam operasional bisnis, melengkapi pemahaman konseptual yang telah dibangun sebelumnya.
Kegiatan diawali dengan paparan inovatif dari Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Desni Manik tentang sistem pendaftaran Perlindungan dan Penegakan HAM (PRISMA) bagi perusahaan.
Desni menyebutkan, sistem digital ini dinyatakan menjadi terobosan dalam memudahkan perusahaan untuk mendaftarkan komitmen HAM mereka, sekaligus membangun basis data nasional perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip HAM dalam operasionalnya.
Kepala Bidang Perlindungan Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumut, Ervan Gani P Siahaan, memberikan pemaparan komprehensif tentang “Norma Hak Asasi Manusia (HAM) pada Pelaku Usaha,”.
“Norma HAM bagi pelaku usaha merupakan kewajiban perusahaan untuk menghormati HAM dengan tidak melanggar HAM orang lain, mengatasi dampak buruk terhadap HAM, dan memberikan akses pemulihan jika terjadi pelanggaran,” ucap Ervan.
Ervan menekankan bahwa penerapan prinsip-prinsip HAM dapat mendorong perusahaan untuk mencari solusi inovatif dalam menjaga hak-hak karyawan, yang pada akhirnya berkontribusi pada produktivitas dan keberlanjutan bisnis.
Kepala Pusat Studi Hak Asasi Manusia Unimed, Dr Majda El Muhtaj, menghadirkan perspektif akademis mendalam tentang “Bisnis dan HAM, Tanggung Jawab Korporasi Respek Hak Asasi Manusia,”.
“Melalui uji tuntas HAM, perusahaan tidak hanya diminta patuh pada aturan tetapi juga bertanggung jawab membangun budaya yang nyata dan perlindungan bagi pekerja,” kataa Majda.
Kegiatan yang dimoderatori Quinnery Esra Paltak Situmeang, menciptakan ruang dialog konstruktif antara akademisi, praktisi pemerintahan, dan pelaku usaha. Sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif menunjukkan evolusi pemahaman peserta dari konsep dasar menuju implementasi praktis HAM dalam konteks bisnis modern.(MN)
Kompolnas telah selesaikan laksanakan audit peristiwa meninggalnya Winda Lorenza Gowasa
Medan (Satu Nusantara News) - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) bersama Tim Audit Investigasi Polda Sumatera Utara menyatakan proses audit terkait...









