Medan (Satu Nusantara News) – Dinas Koperasi (Diskop) Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sumatera Utara (Sumut) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara, mempromosikan berbagai produk usaha binaan masing-masing pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tahun 2026.
Beragam produk usaha binaan yang dipajang di etalasi stand Diskop UKM Sumut maupun Paviliun Pemkab Batubara di arena PRSU, Minggu (5/6).
Pada stan Diskop UKM Sumut, paling tidak terdapat 42 jenis produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang dipajang di etalase untuk memikat perhatian para pengunjung.
“Semua ada 42 produk yang dipajang di sini, dan jenisnya beragam. Mulai dari kuliner seperti berbagai macam cemilan, fashion, aneka jenis kerajinan tangan (handcraft), dan lain-lain,” jelas petugas jaga Stand Diskop UKM Sumut, Alfan.
Pada etalase, memang terlihat beragam cemilan yang menggoda. Misalnya, ada cemilan yang selalu membuat ketagihan saat dimakan. Seperti Jamur Crispy, Kentang Mustofa AIDA, Banana Chips dan Kripik Bawang Pedas Mbak Murti. Ada juga Oyster Mushroom Chips, Curly Cheese Canna Kitchen, dan lain-lain.
Selain itu, untuk cemilan jenis permen, tersedia Jahe Merah yang senantiasa membawa hidup bergairah. Tidak hanya itu. Bagi yang doyan ngopi, jangan khawatir. Di etalase juga tersedia kopi siap saji.
Fashion Bercorak Etnik
Lebih seru lagi bila melirik ke etalase fashion. Beragam jenis pakaian pria dan wanita tersedia secara lengkap yang dapat mengubah penampilan semakin menarik dan mengikuti trend.
Apalagi jenis-jenis pakaian yang ditampilkan lebih menonjolkan corak etnik, terutama etnik Batak.”Bahannya bermotif kain ulos. Motif ini yang membuat semakin menarik. Kulturnya dapat. Tapi modelnya juga tidak kalah,” kata Alfan.
Apalagi pilihan warna cukup beragam. “Tergantung pilihan masing-masing. Mau warna cerah bagi yang berkulit gelap, tersedia. Begitu juga yang bercorak gelap juga ada,” tambahnya.
Menurut Alfan, seluruh produk UMKM yang dipajang di etalasi Diskop UKM Sumut, bisa langsung dibeli. Baik produk fashion, kuliner cemilan atau handcraft.
“Jumlah yang dipajang di etalase memang tidak banyak. Tetapi, kalau pengunjung butuh partai besar, kita arahkan ke UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang berlokasi di kawasan PRSU bagian depan,” ujarnya.
Alfan menyebutkan, seluruh produk yang dipamerkan diproduksi oleh UMKM binaan Diskop UKM Sumut. Sebelum dipamerkan, setiap produk terlebih dahulu diseleksi (di-kurasi). Baik dari aspek legalitasnya, kehalalannya, kemasarannya, dll. Kalau UMKM yang produksinya sudah kontiniu, akan dipandu mendaftarkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)-nya.
Produk Unggulan Batubara
Pada etalase di Paviliun Pemkab Batubara lebih menarik. Jenisnya lebih beragam. Menurut petugas jaga stand Paviliun Pemkab Batubara, Rifky, ada 154 jenis produk UMKM binaan Pemkab Batubara ditampilkan di PRSU.
“Jenisnya macam-macam. Ada anyaman, kain, batik, beragam jenis cemilan dan minuman, tas dan asesoris. Ada beberapa produk unggulan seperti kain songket dan beragam olahan hasil laut,” jelasnya.
Sebagai sebuah daerah yang dekat dengan laut dan masyarakatnya banyak nelayan, maka produk-produk unggulan dari Pemkab Batubara banyak dari olahan hasil laut.”Paling diungulkan adalah Sambal Kepah Serai dalam kemasan kaleng, dan lain-lain,” ucap Rifky didampingi rekannya Indra.
Menurut Rifky, dalam tiga hari buka stand di PRSU, total transaksi mencapai Rp 3 juta. “Banyak yang membeli produk-produk unggulan Pemkab Batubara,” kata Rifky.(Rel)
Pemprov Sumut optimistis realisasi APBD 2026 capai target yang telah ditetapkan
Medan (Satu Nusantara News) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) optimistis realisasi pendapatan dan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja...









