Jumat, September 25, 2026
  • Login
Satu Nusantara
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
Satu Nusantara
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
Home PENDIDIKAN

Kemdiktisaintek lepas 10.000 mahasiswa relawan bencana Sumatera di Unimed

Munawar by Munawar
Januari 29, 2026
in PENDIDIKAN
0
Rektor Unimed Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd (tengah) pada acara melepas 10.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Aceh, Sumatera Utara di Auditorium Unimed.(Satunusantara news/HO-Humas Uniemed).

Rektor Unimed Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd (tengah) pada acara melepas 10.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Aceh, Sumatera Utara di Auditorium Unimed.(Satunusantara news/HO-Humas Uniemed).

327
SHARES
2.5k
VIEWS

Medan (Satu Nusantara News) – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melepas 10.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, untuk terjun langsung mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera, bertempat di Auditorium Universitas Negeri Medan (Unimed), Rabu (28/01).
Dalam program ini mahahasiswa Unimed terbanyak dari Provinsi Sumatera Utara, dibandingkan dari Perguruan Tinggi lain.Berdasarkan data yang diterima dari Kemendiktisaintek, Unimed 7 proposal, Universitas Sari Mutiara 5 proposal, USU 4 proposal, Institut Kesehatan Deli Husada, UMSU, dan Universitas Satya Terra Bhineka masing-masing 3 proposal, IBKI, POLMED, UNPRI, 2 proposal dan STIK Mitra Sejati, STIKES Siti Hajar, UNIVA, Universitas Deli Sumatera, UISU, Universitas Mahkota Tricom Unggul, UMN, UNPAB, dan Universitas Tjut Nyak Dhien masing-masing 1 proposal.Semua proposal ada 50 orang mahasiswa dan 3 hingg 4 orang dosen pendamping.
Program bertajuk “Mahasiswa Berdampak, Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera”, menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjawab tantangan pemulihan pascabencana yang bersifat kompleks dan berkepanjangan. Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera di penghujung tahun 2025 meninggalkan dampak serius terhadap kondisi sosial ekonomi, dan kebutuhan dasar masyarakat.
Selama ini, penanganan pascabencana kerap terfokus pada fase tanggap darurat. Di sinilah mahasiswa diposisikan sebagai aktor kunci. Dengan kemampuan adaptasi tinggi, pendekatan sosial yang lentur, serta bekal pengetahuan lintas disiplin, mahasiswa dinilai mampu mengisi celah antara respons darurat dan pemulihan jangka panjang berbasis kapasitas lokal.
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang), Fauzan Adziman, dalam sambutannya menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa juga merupakan bagian dari proses pembelajaran yang utuh, bukan sekadar kegiatan kemanusiaan jangka pendek. Ia menyebutkan, setiap kelompok mahasiswa didampingi oleh tim dosen pembimbing yang memiliki kompetensi riset dan inovasi, sehingga penerapan teknologi di lapangan tetap berbasis kajian ilmiah dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kita menyesuaikan kebutuhan daerah terdampak dengan jumlah mahasiswa yang diturunkan. Penyebaran mahasiswa terbanyak di Aceh yakni di Kabupaten Aceh Tamiang, sementara di Sumatera Utara ada di Kabupaten Tapanuli Selatan dan di Sumatera Barat ada di Kabupaten Agam,” ucapnya.
Fauzan mengatakan, salah satu kekuatan utama program ini adalah penerapan inovasi teknologi tepat guna. Inovasi yang dibawa mahasiswa merupakan hasil riset perguruan tinggi yang disesuaikan dengan kondisi riil masyarakat, bukan solusi generik yang sulit diterapkan di lapangan.
Bidang intervensi mencakup pemulihan ekonomi masyarakat, peningkatan akses layanan publik dan fasilitas umum, pemenuhan kebutuhan kesehatan, serta penguatan pengetahuan dan keterampilan warga pascabencana guna mendukung perekonomian mereka. Dalam sektor pangan, mahasiswa mendorong ketahanan pangan berkelanjutan melalui diversifikasi pangan lokal, pertanian pascabencana, hingga pengembangan sistem hidroponik yang dapat diterapkan di lahan terbatas.
Pada bidang energi dan layanan dasar, mahasiswa mengimplementasikan teknologi penyediaan air bersih, pencahayaan berbasis tenaga surya, serta pemulihan akses listrik bagi fasilitas vital masyarakat.Sektor kesehatan juga menjadi perhatian utama, termasuk pemenuhan layanan kesehatan dasar, pendampingan psikososial, serta trauma healing bagi kelompok rentan yang terdampak bencana.
Ia menjelaskan, program ini mengadopsi pendekatan social impact challenge, yaitu metode pemberdayaan masyarakat berbasis tantangan nyata di lapangan yang diselesaikan melalui kolaborasi lintas disiplin antara mahasiswa dan dosen. Pendekatan tersebut memastikan bahwa setiap solusi yang diterapkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan semata-mata memenuhi target administratif program.
Secara hukum, program mahasiswa Berdampak selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang menekankan pentingnya menghasilkan lulusan berkarakter, peduli sosial, dan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Program ini menunjukkan bahwa kampus memiliki peran strategis dalam penanganan isu-isu kebencanaan nasional, tidak hanya melalui riset, tetapi juga aksi nyata di lapangan. Selain itu, program ini juga termasuk prioritas dari Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto yang mendorong generasi muda untuk membawa perubahan bagi kemajuan Indonesia,” kata Fauzan.
Rektor Unimed Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bagi Universitas Negeri Medan, kepercayaan ini sejalan dengan komitmen sebagai kampus berdampak, yang menempatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian integral dari Tridarma Perguruan Tinggi.
“Kami memandang kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sebagai upaya memastikan keberlanjutan kolaborasi, dan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak. Pada tahun 2026 ini, program mahasiswa berdampak ini melibatkan 18 perguruan tinggi di Sumatera Utara dengan kurang lebih 2.000 mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan. Keterlibatan universitas negeri dan swasta, politeknik, serta institusi kesehatan menunjukkan bahwa upaya pemulihan bencana membutuhkan kolaborasi lintas institusi dan pendekatan multidisipliner, mulai dari pendidikan, kesehatan, teknologi, hingga pemberdayaan sosial masyarakat,” katanya.
Prof. Baharuddin juga berpesan kepada para mahasiswa peserta, jadikan kegiatan ini sebagai ruang belajar kehidupan. Hadirlah di tengah masyarakat dengan sikap rendah hati, semangat empati, dan kerja kolaboratif, sehingga kehadiran adik-adik mahasiswa benar-benar memberi arti dan harapan bagi proses pemulihan.
“Atas nama Universitas Negeri Medan, kami menyampaikan terima kasih kepada Kemendiktisaintek, seluruh perguruan tinggi peserta, mitra kebencanaan, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya program ini. Semoga Program Mahasiswa Berdampak dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera Utara Tahun 2026 berjalan lancar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Rektor Unimed.(Rel)

Previous Post

Jembatan Idano Noyo di Kabupaten Nias Barat yang diperbaiki Gubernur Sumut dapat difungsikan akhir Januari 2026

Next Post

Pemprov Sumut pastikan pelaksanaan proyek penguatan tebing Sungai Batang Serangan Kabupaten Langkat tahun 2026

Munawar

Munawar

Related News

Pemprov Sumut telah salurkan anggaran Rp 49,5 miliar untuk Program Hasil Terbaik Cepat

Pemprov Sumut telah salurkan anggaran Rp 49,5 miliar untuk Program Hasil Terbaik Cepat

by Munawar
September 16, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyalurkan anggaran Rp 49,5 miliar lebih untuk Program...

Disdik Sumut percepat Program Strategis Daerah rehab 187 ruang kelas ditargetkan selesai September 2026

Disdik Sumut percepat Program Strategis Daerah rehab 187 ruang kelas ditargetkan selesai September 2026

by Munawar
September 16, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus mempercepat penyelesaian sejumlah Program Strategis Daerah (PSD)...

Rektor UNPRI: para lulusan tidak menjadikan gelar akademik sebagai akhir dari proses belajar

Rektor UNPRI: para lulusan tidak menjadikan gelar akademik sebagai akhir dari proses belajar

by Munawar
Agustus 30, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes., mengingatkan para lulusan agar...

Rektor Unimed: Pemerintah perkuat pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial dalam pendidikan nasional

Rektor Unimed: Pemerintah perkuat pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial dalam pendidikan nasional

by Munawar
Agustus 26, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof. Dr. Ir. Baharuddin,ST,MPd, mengatakan bahwa Pemerintah pada tahun 2026...

Next Post
Pemprov Sumut pastikan pelaksanaan proyek penguatan tebing Sungai Batang Serangan Kabupaten Langkat tahun 2026

Pemprov Sumut pastikan pelaksanaan proyek penguatan tebing Sungai Batang Serangan Kabupaten Langkat tahun 2026

Gubernur buka Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Sumut tahun 2027

Gubernur buka Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Sumut tahun 2027

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News

Pemprov Sumut mulai laksanakan pembangunan dua ruas jalan provinsi  menghubungkan Kabupaten Toba dan Labura 

Pemprov Sumut mulai laksanakan pembangunan dua ruas jalan provinsi  menghubungkan Kabupaten Toba dan Labura 

April 1, 2026
IKAT’88 gelar event bergengsi 40 Years Inauguration Golf Tournament di Pondok Indah Golf Course Jakarta

IKAT’88 gelar event bergengsi 40 Years Inauguration Golf Tournament di Pondok Indah Golf Course Jakarta

November 16, 2024

Dosen Agama Islam Unimed beri pendampingan bagi mahasiswa belajar baca Al- Qur’an

Oktober 26, 2024
ADVERTISEMENT

Alamat Redaksi

Jalan Halat Nomor 34/17 Kelurahan Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan Kota,Kota Medan, Sumatera Utara.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak

Hak Cipta Satunusantara.news© 2025 Web Development PT.TAB

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL

Hak Cipta Satunusantara.news© 2025 Web Development PT.TAB

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In