Senin, April 20, 2026
  • Login
Satu Nusantara
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
Satu Nusantara
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
Home NASIONAL

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan lakukan panen perdana ketahanan pangan di Nusakambangan

Munawar by Munawar
April 19, 2025
in NASIONAL
0
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto (tengah) saat melakukan panen jagung di areal  ladang jagung seluas 6,2 hektare yang berlokasi di arena pertanian Lapas Gladakan. (Satunusantara news/HO-Dirjen Pemasyarakatan).

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto (tengah) saat melakukan panen jagung di areal ladang jagung seluas 6,2 hektare yang berlokasi di arena pertanian Lapas Gladakan. (Satunusantara news/HO-Dirjen Pemasyarakatan).

320
SHARES
2.5k
VIEWS

Nusakambangan (Satu Nusantara News) – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melakukan panen perdana ketahanan pangan di Nusakambangan.
“Produk ketahanan pangan Nusakambangan ini alhamdulillah telah mulai mampu menyumbang kekuatan kebutuhan makan di Lapas – Lapas Nusakambangan, selain juga disiapkan untuk mendukung kebutuhan pasar masyarakat umum,” kata Menteri Agus Andrianto, di sela-sela aktivitasnya memanen padi di Lapas Terbuka Nusakambangan, Kamis (17/04).
Panen berlanjut ke ladang jagung seluas 6,2 hektare yang berlokasi di arena pertanian Lapas Gladakan. Jagung varietas hibrida yang dimanfaatkan juga untuk pakan ayam petelur yang dikembangkan di Nusakambangan. Saat ini rata-rata produksi telor per hari lebih dari 1.400 butir. Produk perkebunan lainnyaadalah sayur mayur, cabai, tomat, terong, dan timun
Selain panen pada beberapa produk pangan, Agus juga melakukan pengecekan menyuluruh. Selain peternakan kambing, kerbau dan ayam serta budidaya ikan, ia meninjau persiapan budidaya udang vaname di tanah 61,5 hektare di dua wilayah di Nusakambangan, yaitu Bantar Panjang dan Pasir Putih.
“Total 167,194 hektare area Pulau Nusakambangan, saat ini sedang kami optimalisasi untuk menjadi lumbung ketahanan pangan dan masih berpotensi lebih dikembangkan,” ujarnya.
Agus menekankan bahwa program ketahanan pangan di Nusakambangan bukan hanya spirit untuk menjadi lumbung ketahanan pangan. “Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana kami mampu memberdayakan dan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terlibat dalam program mulia ini sebagai bagian dari pembinaan. Kembali ke masyarakat menjadi warga yang berketerampilan dan diharapkan dapat berperan positif dalam pembangunan negara,” jelas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Salah seorang warga binaan yang bekerja di ladang jagung mengungkapkan, merasa bangga dan bahagia telah diberikan kesempatan untuk bekerja.” Saya senang sekali karena mendapatkan pengetahuan di bidang pertanian, saya banyak belajar. Saya jadinya punya rencana untuk bertani setelah bebas dari Lapas,” ucap warga binaan yang terlihat sumringah.
Warga binaan itu juga mengaku mendapat premi (bayaran) dari bekerja di ladang.” Dapat ilmu dan diberi uang,” kata warga binaan tersebut.
Warga binaan yang bekerja di area- area ketahanan pangan di Nusakambangan adalah warga binaan yang sudah masuk tahap program asimilasi dan sudah melalui sidang tim pengamat pemasyarakatan (TPP) . Warga binaan yang bekerja di area tersebut sekitar 200 orang.
Pulau Nusakambangan yang digadang-gadang sebagai lumbung ketahanan Nasional juga membangun sarana dan produk pendukung, yaitu Fly Ash and Bottom Ash (FABA), Balai Latihan Kerja (BLK) serta pembangunan jalan sekitar 11 Kilometer.
Semua program ketahanan pangan di Nusakambangan beserta dukungannya, merupakan hasil kolaborasi dengan stakeholder (pemangku kepentingan) yang cukup banyak.
Para stakeholder yang digaet untuk program ketahanan pangan dan pendukungnya antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), PLTU, beberapa perusahaan, yayasan dan NGo (organisasi non pemerintah).
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menutup kegiatan panen ketahanan pangan di Nusakambangan dengan meresmikan Trainning Center, sebagai pusat pelatihan Pegawai Pemasyarakatan kerja sama dengan Yayasan Penerima Internasional Indonesia (YPII). (Rel).

Previous Post

WamenHAM beri penguatan kapasitas HAM yang diikuti Kanwil KemenHAM Sumut-Kepri

Next Post

Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti bagikan bendera merah putih kepada warga di pedalaman Papua

Munawar

Munawar

Related News

Menteri Haji dan Umrah lantik Pj Sekdaprov Sumut jadi Koordinator PPIH Embarkasi Medan

Menteri Haji dan Umrah lantik Pj Sekdaprov Sumut jadi Koordinator PPIH Embarkasi Medan

by Munawar
April 18, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, melantik Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi...

Gubernur Sumut minta agar sosialisasi kebijakan pencabutan PBPH oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Gubernur Sumut minta agar sosialisasi kebijakan pencabutan PBPH oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

by Munawar
April 16, 2026
0

Medan (Satu Nusantara News) - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta agar sosialisasi kebijakan pencabutan Perizinan Berusaha Pemanfaatan...

Gubernur Sumut tinjau langsung pembangunan tanggul Sungai Badiri di Tapteng

Gubernur Sumut tinjau langsung pembangunan tanggul Sungai Badiri di Tapteng

by Munawar
April 14, 2026
0

Tapanuli Tengah (Satu Nusantara News) - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung pembangunan tanggul Sungai Badiri di...

Kemenimipas komitmen penguatan pengawasan terhadap peredaran narkotika di Lapas

Kemenimipas komitmen penguatan pengawasan terhadap peredaran narkotika di Lapas

by Munawar
April 13, 2026
0

Bali (Satu Nusantara News) - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menegaskan komitmen penguatan pengawasan terhadap potensi peredaran narkotika di Lembaga...

Next Post
Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti bagikan bendera merah putih kepada warga di pedalaman Papua

Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti bagikan bendera merah putih kepada warga di pedalaman Papua

Satgas Yonif 642/Kps laksanakan kegiatan mengajar di SD Negeri Papua Barat

Satgas Yonif 642/Kps laksanakan kegiatan mengajar di SD Negeri Papua Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending News

Pemprov Sumut mulai laksanakan pembangunan dua ruas jalan provinsi  menghubungkan Kabupaten Toba dan Labura 

Pemprov Sumut mulai laksanakan pembangunan dua ruas jalan provinsi  menghubungkan Kabupaten Toba dan Labura 

April 1, 2026
IKAT’88 gelar event bergengsi 40 Years Inauguration Golf Tournament di Pondok Indah Golf Course Jakarta

IKAT’88 gelar event bergengsi 40 Years Inauguration Golf Tournament di Pondok Indah Golf Course Jakarta

November 16, 2024

Dosen Agama Islam Unimed beri pendampingan bagi mahasiswa belajar baca Al- Qur’an

Oktober 26, 2024
ADVERTISEMENT

Alamat Redaksi

Jalan Halat Nomor 34/17 Kelurahan Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan Kota,Kota Medan, Sumatera Utara.

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak

Hak Cipta Satunusantara.news© 2025 Web Development PT.TAB

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TNI POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL

Hak Cipta Satunusantara.news© 2025 Web Development PT.TAB

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In