Medan (Satu Nusantara News) – Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution di bidang pendidikan, berfokus pada penghapusan pungutan liar dan pemerataan fasilitas, ditampilkan pada pameran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tahun 2026 oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumut.
Kebijakan tersebut juga diselaraskan langsung dengan program nasional Presiden RI, Prabowo Subianto.
Penerapan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) di Sumut menjadi bukti komitmen Gubernur Bobby Nasution untuk mewujudkan pendidikan yang adil dan merata.
Bahkan, pada arena PRSU ke-50, paviliun Dinas Pendidikan Provinsi Sumut juga menampilkan beberapa karya siswa SMA dan SMK.
Salah satu stand yang ada di paviliun Dinas Pendidikan Provinsi Sumut SMA Negeri 12 Medan yang menampilkan karya peserta didiknya. Selain belajar sesuai dengan kurikulum pendidikan nasional, pesesrta didik SMA Negeri 12 Medan juga memiliki kokurikuler merajut ulos, membuat kompos dan tanaman hidroponik.
“Peserta didik di SMA Negeri 12 Medan diberi kesesempatan untuk memilih salah satu kokurikuler, selain mengajarkan mereka mengenal alam dan lingkungan, pembuatan kompos dan hidroponik juga mengajak mereka untuk lebih menekuni sesuatu hal sejak dini,” kata seorang Guru SMA Negeri 12 Medan, Nurmawaty di PRSU, Senin (6/7).
Sementara, petugas jaga stand SMK Negeri 1 Beringin, Retni Tri Ramasari, menyampaikan bahwa sekolah mereka memiliki beberapa jurusan, mulai dari jurusan kecantikan dan spa, tata busana kuliner, ULP. TJKT, PPLG dan perhotelan.
Pada kesempatan pameran di paviliun Dinas Pendidikan Sumut, SMK Negeri 1 Beringin juga memboyong beberapa siswanya untuk ikut menampilkan hasil kerja dan kreativitas mereka.
“Pada stand SMK Negeri 1 Beringin, ada layanan jasa kecantikan pembuatan bulu mata palsu, pijat refleksi, melukis kuku dan hasil karya lainnya,” jelas Retni.
Dari kunjungan ke beberapa stand yang ada di Dinas Pendidikan Sumut, SMA dan SMK yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini menunjukkan hasil kreativitas para siswanya.
“Kreativitas para siswa ini selain mendekatkan mereka dengan dunia kerja, siswa juga lebih memahami peluang kerja dan memanfaatkan peluang yang ada dengan kemampuan yang mereka miliki,” kata Retni.(Rel)
Pemprov Sumut telah salurkan anggaran Rp 49,5 miliar untuk Program Hasil Terbaik Cepat
Medan (Satu Nusantara News) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyalurkan anggaran Rp 49,5 miliar lebih untuk Program...









