Medan (Satu Nusantara News) – Tim Tenaga Kesehatan Klinik Pratama Rutan Kelas I Medan memberikan pengarahan dan sekaligus membekali Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tenaga kesehatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara Tahun Anggaran 2024, dalam rangka mempersiapkan garda terdepan pelayanan kesehatan warga binaan.
Acara tersebut dihadiri oleh Suherdi, Perwakilan Bidang Perawatan, Pengamanan, Intelijen dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjend PAS Sumut, bersama dengan Kasubsi Adper, Wisnu Jatmiko.
Materi disampaikan oleh dr. Sherly dari Klinik Rutan Kelas I Medan, Rabu (09/07) yang mengupas tuntas tugas pokok, fungsi, serta kode etik profesi tenaga kesehatan baik dokter, perawat, maupun bidan di lingkungan Lapas dan Rutan.
Dalam sesi tersebut, para CPNS tenaga kesehatan dibekali pemahaman terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan kesehatan yang berlaku, prosedur administrasi dan teknis mulai dari skrining penyakit bagi tahanan atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang baru masuk, alur pengobatan di klinik Lapas dan Rutan, hingga prosedur rujukan keluar unit pelaksana teknis (UPT).
Selain itu, mereka juga mendapatkan penjelasan mengenai, penanganan pertama jika terdapat WBP dalam kondisi gawat darurat (emergency).
Para CPNS tenaga kesehatan, juga diajak melihat langsung proses pelayanan kesehatan di Klinik Lapas dan Rutan serta diberikan kesempatan berdiskusi dan tanya jawab terkait tantangan dan pengalaman praktis tenaga medis di lapangan.
Tim dokter juga menyampaikan berbagai pengarahan dan nasihat agar para CPNS mampu beradaptasi dan siap menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada WBP di UPT penempatan masing-masing.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan pembekalan ini.
“Tenaga kesehatan adalah ujung tombak dalam memastikan hak-hak kesehatan warga binaan terpenuhi. Saya berharap melalui pembekalan ini, CPNS tenaga kesehatan siap mengabdi dengan penuh empati, profesional, dan berintegritas tinggi untuk menjaga kesehatan WBP serta mendukung keberhasilan program pembinaan di Lapas dan Rutan,” ucap Yudi Suseno.
Dengan pembekalan ini, Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara terus berkomitmen mempersiapkan SDM yang unggul dan siap mengemban amanah sebagai pelayan masyarakat, khususnya dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi WBP.(MN)
Kakanwil Kemenaj Sumut kunjungi jemaah haji asal Jatim yang alami tehnical landing di Bandara Kualanamu
Medan (Satu Nusantara News) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Dr Zulkifli Sitorus meninjau dan memastikan...









