Medan (Satu Nusantara News) – Wali kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Rico Waas, dalam sambutannya ketika membuka Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Level I Lingkungan Pemko Medan, di Hotel LePolonia, Senin (14/07).
“Pelatihan ini tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga menetapkan diri untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan keseriusan dalam membangun Kota Medan,” ucapnya di hadapan peserta yang terdiri atas perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Dalam acara tersebut dihadiri Penjamin Mutu Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah RI Henky Rizki Widiardi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Medan Subhan Fajri Harahap, dan pimpinan perangkat daerah.
Wali kota berharap pelatihan ini bukan hanya meningkatkan indeks profesionalisme Aparat Sipil Negara (ASN), tetapi lebih penting lagi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Rico Waas menekankan bahwa pengadaan barang/jasa harus transparan, akuntabel, dan efisien.
“Melalui pelaksanaan pengadaan barang/jasa, kita membangun kota dengan integritas, profesionalisme, dan kualitas terbaik, bukan berdasarkan kepentingan pribadi,” katanya.
Orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mengingatkan pentingnya kualitas dalam pengadaan barang/jasa.
“Yang penting adalah jangan ada yang mengabaikan kualitas. Nanti belum apa-apa rusak lalu beli lagi. Begitu cek, menumpuk di gudang,” ucap Rico Waas.
Wali kota Rico, juga mengajak peserta pelatihan untuk mengimplementasikan SOP yang sudah dibuat dan memprioritaskan kualitas, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa.
“Jika semua profesionalisme dan kualitas terbaik diterapkan, maka semuanya akan berjalan dengan baik,” katanya.
Pembukaan pelatihan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Rico Waas kepada perwakilan peserta.
Selanjutnya, setelah rehat sejenak, peserta dibagi ke beberapa kelas untuk mengikuti pelatihan. Mereka akan mendapatkan pelatihan meliputi berbagai materi terkait pengadaan barang/jasa selama dua hari dengan narasumber Agus Arif Rakhman dan Wijaya Hasrimi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah RI. Selanjutnya pada 18 Juli mendatang peserta mengikuti ujian yang diadakan LKPPRI di Laboratorium Universitas Prima Medan.(Diskominfo Medan).
Kakanwil Kemenhaj dan Umrah Sumut: Pentingnya jaga kekompakan dan koordinasi selama proses pelayanan jemaah haji.
Medan (Satu Nusantara News) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA,...









