Medan (Satu Nusantara News)- Warga binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, khusuk pada hari pertama kegiatan Pesantren Ramadhan yang digelar di Masjid At-Taubah Lapas I Medan, Selasa (24/02), dalam rangka meningkatkan pembinaan kerohanian.
Kegiatan yang mengusung agenda ceramah keagamaan ini diikuti dengan penuh khidmat oleh warga binaan pemasyarakatan. Pesantren Ramadan menjadi salah satu program pembinaan spiritual yang rutin dilaksanakan guna memperkuat keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter yang lebih baik bagi warga binaan.
Dalam ceramah yang disampaikan, penceramah mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, serta menumbuhkan semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Suasana masjid tampak penuh kekhusyukan saat warga binaan menyimak tausiyah yang diberikan.
Secara terpisah, Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, mengatakan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan ini merupakan bagian dari komitmen pembinaan kepribadian di bidang kerohanian. Ia menyebutkan, bahwa pembinaan spiritual menjadi fondasi penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan.
“Bulan Ramadhan adalah momentum pembinaan diri. Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan pencerahan dan motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri,” ucapnya.
Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan hari pertama ini, Lapas Kelas I Medan terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kemandirian, tetapi juga penguatan mental dan spiritual sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.(MN)
Kapolda Sumut apresiasi layanan digital PLN Mobile saat coba pengisian SPKLU Ultra Fast Charging
Medan (Satu Nusantara News) - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, mengapresiasi kemudahan layanan digital PLN...








